Langsung ke konten utama

Menerima Diri Sendiri

                                         

            Ditulisan pertama ku , aku akan menuliskan tentang Menerima Diri Kalian Sendiri. Mungkin banyak diantara kalian yang sebenarnya sudah mengerti tentang hal ini tapi faktanya di lapangan masi banyak anak muda zaman sekarang banyak yang salah persepsi tentang maksud sebenarnya dari Menerima Diri Sendiri, disebabkan oleh memaraknya penggunaan teknologi didalamnya jadi kebanyakan dari mereka mengganggap bahwa mereka dapat menerima diri sendiri jika mereka mendapatkan pengakuan dari orang lain,  sebenarnya hal ini tidak sepenuhnya salah tapi hanya cara nya saja yang salah .Kalau kita bisa flasback ke zaman dulu jika kita ingin mendapat pengakuan orang bahwa kita berharga kita akan belajar dengan keras , melakukan kebaikan ,membuat perubahan. Jika di zaman sekarang kebanyakan dari mereka dengan menggunakan cara seperti membuat banyak info info yang tidak jelas kebenarannya , membuat konten yang menjadi viral dengan apapun caranya , menjudge sesuatu yang mereka tidak suka dan masih banyak lagi.

            Jika kalian ingin mengetahui cara menghargai diri kalian sendiri dimulai dari kalian harus menerima diri kalian sendiri , aku tahu pasti sangat sulit untuk melakukan hal itu karena aku pun melakukan hal itu dan kadang agak sulit bisa tapi aku yakin kalian pasti bisa melakukan. Awal kalian menerima diri sendiri itu kalian harus bisa melihat kehidupan orang orang yang ada dibawah kalian jangan kalian lihat kehidupan orang orang yang ada di atas karena itu akan membuat kalian merasa selalu kurang dan tidak menerima keadaan ,pada akhirnya kalian merasa hidup ini tidak adil memang hidup itu menurut manusia kadang ada yang tidak adil tapi hal itu berguna agar kita bisa selau bisa mendapatkan pelajaran dan terus jadi pribadi yang lebih baik setiap hari, jadi cara kalian menerima diri kalian sendiri adalah:
 
 
    1.Niat
Sudah pasti niat kalau kita ingin melakukan apapun sudah pasti yang pertama itu niat ya.
 
    2.Sayangi diri kalian dan maafkan diri kalian
Terkadang manusia itu lebih mudah untuk mereka menyanyangi orang lain dari pada diri sendiri ,ini juga marak banyak orang lakukan tapi sebenarnya yang paling pertama kalian yang harus kalian lakukan itu menyanyangi diri sendiri baru kalian bisa menyanyangi orang lain ,dan maafkan diri kalian manusia itu tempatnya khilaf pasti banyak berbuat masalah dimasa lalu ataupun sekarang jadi seberat apapun masalahnya kalian harus bisa ya memaafkan diri kalian jika kalau manusia sudah memaafkan diri mereka insya allah mereka akan mudah kedepannnya dan selalu menerima keadaaan.
 
    3.Ingat bahwa tidak semua hal dalam diri kita bisa langsung diperbaiki
Ya semuanya butuh proses dan waktu ,tapi yang penting kita sudah menyadari ada hal yang ingin kita perbaiki dalam diri kita lalu berkeinginan untuk memperbaiki aku yakin kalau kalian sudah berusaha dan berdoa Allah pasti akan membantu memperbaiki diri kalian.
 
    4.Berhenti menilai diri kalian sendiri sebagaimana kalian menilai hasil ujian di sekolah/kampus

Ini sebenarnya salah satu kesalahan pembelajaran yang salah tidak semua yang kita nilai itu bisa dinilai menggunakan angka ,contohnya gini jika ada anak sekolah dia selalu mendapat nilai yang bagus tapi dia mendapat nilai itu dari hasil menyontek lalu kita bisa nilai mereka bagaimana.

Jadi semua manusia itu memiliki kualitas diri masing masing tidak bisa diganggu gugat ,kita juga tidak bisa menjudge seseorang karena dia misal kurang dalam keterampilan ini,tidak langsung paham dalam pelajaran,ataupun fisik .semua orang punya nilai yang tinggi tapi tidak semua orang bisa menilai seperti itu. jadi berhenti ya buat menilai diri kalian seperti nilai ujian kalian semua itu istimewa.
 

     Aku jadi ingat orang yang memotivasi aku bilang gini :"Kita hanya boleh ketergantungan pada 1 orang yaitu diri kalian sendiri dan ciptakanlah standard kalian sendiri jangan orang lain kebahagiaan dan penerimaan diri itu beriringan semakin kalian menerima diri ,kita mengizikan kebahagiaan untuk datang ke hidup kita."


        Segini dulu tulisan dari aku ,tulisan ini aku ingin bagikan pada kalian agar kalian bisa membuat diri kalian menjadi manusia yang lebih baik lagi yaa . Nanti aku akan lanjut di blog selanjutnya


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman terkait Pendidikan Seksualitas

Pengalaman pribadiku sendiri tentang pendidikan seksualitas masih sangat formal, hanyalah sekedar pembelajaran kurikulum pelajaran di sekolah . Contohnya belajar biologi yang ada materi sistem reproduksi tapi hanya sekedar itu saja , sekedar materi pelajaran kerjakan tugas ujian udah selesai begitu saja tidak memiliki makna mendalam bagiku .  Jadi, aku kurang dalam memahami pendidikan seksualitas bahkan cenderung memandang remeh. Bahkan sejak dulu aku udah sering mendengar bahwa anak perempuan dan anak laki laki itu memang harus dipisah tidurnya dan benar benar harus menjaga aurat. Hal ini baru aku benar memahaminya setahun belakangan ini. Ketika aku di sekolah sering mendengar banyaknya anak laki laki yang kadang mengucapkan alat reproduksi untuk memanggil orang lain secara kasar . Ini konteksnya  biasanya teman laki lakinya marah atau kesal ,  sejak kecil pun aku pernah beberapa kali mendengar dan dipahami kalau membahas tentang ini itu tidak boleh bahkan jangan membaha...

Bagaimana Islam memberdayakan wanita?

Empowerment dalam konteks Islam dapat diartikan sebagai memberikan kekuatan, pengetahuan, dan otonomi kepada individu atau komunitas untuk meningkatkan kesejahteraan dan kontribusi positif mereka dalam masyarakat. Kondisi perempuan sebelum islam datang -Arab Jahiliyah: Wanita dibenci karena kelahirannya, wanita akan diperlakukan hina dan tanpa kemuliaan jika dibiarkan hidup. -Yunani: Wanita dianggap sebagai sumber penyakit dan bencana. -Romawi: Wanita hanya berperan sebagai pemuas nafsu laki laki saja. Praktik-praktik ini bukanlah ajaran dari Islam, tapi tradisi budaya lokal setempat. Faktanya, islam memuliakan wanita dengan memberikan mereka sejumlah hak, apa sajakah itu? 1.Perempuan ditinggikan derajatnya Maryam binti Imran sosok wanita suci yang melahirkan nabi Isa, ia adalah wanita tawakal dan menjaga diri. Asiyah dikenal dengan ketangguhan iman dan kesabaran tiada tanding. Hal ini menggambarkan bahwa derajat seseorang dalam islam tidak memandang jenis kelamin. Hal yang membedakan ...

5 Kesalahan yang Kulakukan Menuju Lulus Kuliah!

 "Setelah lulus aku mau pilih jalur mana ya?" Pertanyaan ini selalu hadir bagaikan kabut yang tidak pernah hilang di kepala, pikiran ini sudah hadir dari semester 6 dimana aku lulus D3 dan melanjutkan ke jenjang S1. Dunia kerja banyak diberitakan sedang tidak baik-baik saja, mendengarkan cerita orang2 yang ambil S2 juga berat berkali lipat tekanannya dari S1, menikah? terasa opsi paling terakhir yang ingin diambil. Apa keputusan yg diambil akhirnya? belum memutuskan saat itu aku hanya merencanakan untuk ambil magang karena belum ada pengalaman kerja sama sekali. Kehidupan saat kuliah hanya terkait kampus, rumah dan organisasi. Perjalanan di dunia perkuliahan aku melalui berbagai ketakutan-ketakutan yang kubayangkan tidak bisa terlewati dan Alhamdulillah bisa dengan bergandengan tangan dengan rasa takutku. Inilah 5 kesalahan yang kulakukan menuju kelulusan! 1. Kurang memaksimalkan waktu perkuliahan untuk eksplor diri Shok dan kaget, 2 kata ini mengguyurku setiap hari saat kuli...