Pernah nggak kamu merasa stuck di situasi yang rasanya berat banget, tapi pas kamu cerita ke orang lain, mereka bilang "itu bukan masalah besar kok"? Atau sebaliknya — kamu merasa baik-baik saja, tapi sesuatu di dalam diri terus mengganggu tanpa bisa kamu jelaskan? Kedua situasi itu sebenarnya menunjukkan satu hal yang sama: ada jarak antara masalah yang kamu rasakan dengan masalah yang sebenarnya terjadi. Dan jarak itulah yang sering bikin kita muter-muter di tempat, mengambil keputusan yang kurang tepat, atau malah nggak mengambil keputusan sama sekali. Kenapa kita sering salah mengenali masalah kita sendiri? Bayangkan kamu lagi sakit kepala. Kamu minum obat pereda nyeri, sakitnya hilang sebentar, tapi besoknya muncul lagi. Kamu minum obat lagi. Begitu terus. Padahal, mungkin masalah sebenarnya bukan kepalamu yang sakit — tapi kamu kurang tidur, atau dehidrasi, atau terlalu lama menatap layar. Obat pereda nyeri hanya mengatasi gejala , bukan akarnya . Hal yang sama terjad...
Hubungi: sabilanasuha07@gmail.com